Persiapan Mudik MMS Operasikan 89 Unit Gardu Tol

373

TANGERANG– Menghadapi arus mudik Lebaran 2017, PT Marga Mandalasakti dengan brand name ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak belum lama ini menggelar sosialisasi program layanan lebaran di Hotel Aryaduta Lippo Village Karawaci Tangerang.

 ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak sendiri memprediksi akan terjadi peningkatan volume lalu lintas sebesar 6,1 persen dari tahun lalu. Dimana puncak arus mudik tahun ini akan terjadi pada H-3 sampai dengan H-2, dan puncak arus balik H+2 sampai dengan H+6 serta puncak arus wisata pada H+2 sampai dengan H+6.

Jajaran Managemen MMS dan para Narasumber berfoto bersama

Untuk itu berbagai peningkatan layanan bagi pengguna jalan Tol Tangerang-Merak juga telah dilakukan, baik dari segi layanan transaksi, lalu lintas, informasi dan perambuan serta jalan. Salah satunya untuk meningkatkan kelancaran saat melakukan transaksi tol, ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak akan mengoperasikan seluruh gardu tolnya sebanyak 89 unit. Dan dari jumlah tersebut 21 di antaranya merupakan Gardu Tol Otomatis (GTO). “Lewat pengoperasian seluruh gardu tol tersebut diharapkan tidak akan terjadi antrean yang begitu panjang, dan tentunya memperlancar arus lalu lintas saat mudik,” kata Sunarto Sastrowiyoto, Direktur Teknik dan Operasi ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak belum lama ini.
 
Dia menambahkan, untuk melengkapi layanan lalu lintas, 14 unit mobil derek, 4 ambulans, 2 mobil rescue, dan 1 truk rescue juga disiagakan. Tidak hanya itu, 7 kendaraan armada pelayanan lalu lintas jalan tol dan 3 unit armada petugas keamanan serta ketertiban terus berpatroli di sepanjang jalan Tol Tangerang-Merak setiap harinya selama 24 jam. ”Kami juga menyediakan 77 unit warning light atau lampu peringatan dan Penerangan Jalan Umum (PJU) sebanyak 1.666 unit. 45 unit Kamera pantau atau CCTV juga stand-by selama 24 jam untuk memonitor kondisi lalu lintas di sepanjang ruas tol Tangerang-Merak. Fasilitas itu diharapkan dapat menambah rasa aman bagi pengguna jalan,” tambahnya.
 
Dalam sosialisasi tersebut dihadiri pihak Kepolisian Daerah Banten, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Provinsi Banten, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). (dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here