Omni Hospitals Gelar Seminar Penyakit Kawasaki

668

ALAM SUTERA– Omni Hospitals Alam Sutera bersama Organisasi Perkumpulan Orangtua Penderita Kawasaki di Indonesia (Popki), sukses menggelar seminar bertajuk “Update Penyakit Kawasaki” bersama Dokter Spesialis Anak Najid Advani di lobi utama rumah sakit, Sabtu (6/5).

Puluhan anggota Popki, masyarakat umum dan pengunjung rumah sakit terlihat antusiasme mengikuti jalannya seminar. Termasuk mendengarkan penjelasan mengenai apa itu penyakit Kawasaki, cara pencenggahan, mengatasi dan tindakan yang harus dilakukan.

Ketua Popki Soeyanny Tjahja mengatakan, kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahunnya. Dengan tujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penyakit Kawasaki yang umumnya bisa menyerang siapa saja, tak terkecuali anak-anak. ”Kami berharap dengan adanya seminar ini, orangtua dan kita sendiri bisa lebih peduli untuk menjaga kesehatan sedini mungkin, khususnya mencegah penyakit ini,” kata Soeyanny saat ditemui di acara seminar.

Dijelaskan, kasus penyakit Kawasaki (PK) di Indonesia sudah banyak terjadi. Bahkan angkanya cukup mengejutkan, setiap tahun tercatat sekitar 5.000 kasus pasien Kawasaki. ”Ini salah satu yang menjadikan Popki konsen dalam hal ini. Selain itu sejumlah pengalaman pribadi juga melatarbelakangi terbentuknya organisasi ini. Kita peduli akan mereka (pasien-red) yang terkena penyakit ini,” jelasnya.

Penyakit Kawasaki awalnya ditemukan Dr Tomisaku Kawasaki di Jepang tahun 1967. Dan saat itu penyakit ini dikenal sebagai mucocutaneous lymphnode syndrome. Untuk menghormati penemunya, maka dinamakan penyakit kawasaki. Di Indonesia, banyak masyarakat yang belum memahami penyakit yang berbahaya ini. Bahkan di kalangan medis sekalipun. Hal inilah yang menyebabkan diagnosis kerap terlambat dengan segala konsekuensinya.

Penampakan penyakit ini juga dapat mengelabui mata sehingga dapat terdiagnosis sebagai campak, alergi obat, infeksi virus, atau bahkan penyakit gondong. Penyakit yang lebih sering menyerang balita dan paling sering di anak usia 1-2 tahun ini, hingga sekarang belum diketahui persis apa penyebabnya. Karena itu cara pencegahannya juga belum diketahui. Penyakit ini juga tidak terbukti menular.

Direktur Rumah Sakit Omni Hospitals Dr. Agus Wahyudi menuturkan, ”Kami akan selalu mendukung segala kegiatan yang dilakukan oleh teman-teman di organisasi Popki. Apalagi ini menyangkut kesehatan masyarakat, khususnya mencegah terjangkitnya penyakit Kawasaki,” tutup Agus. (dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here