Pengguntingan pita peresmian gedung baru Swiss German University (SGU) dari kiri ke kanan 1. Dr. rer. nat. Filiana Santoso (SGU Rector) 2. Micheal Freiherr von Ungern-Sternberg (German Ambassador) 3. Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd. (Koordinator Kopertis 4) 4. Chris Kanter (Chairman of SGU Board of Patronage) 5. Rachmat Gobel (President Commissioner PT. Panasonic Gobel Indonesia & Chairman of SGU Supervisory Board 6. Agus Pudji Prasetyo (Staff Ahli Bidang Relevansi & Produktivitas), Kemenristekdikti.

ALAM SUTERA– Merayakan hari Pendidikan Nasional, Rabu (3/5) Swiss German University (SGU) meresmikan gedung perkuliahan baru yang berlokasi di The Prominance Tower, Alam Sutera, Kota Tangerang.

Hadirnya gedung perkuliahan baru ini, SGU berkomitmen untuk terus menghadirkan pendidikan yang berkualitas sesuai dengan standar internasional kepada seIuruh masyarakat Indonesia. Termasuk menciptakan profesional muda terampil sesuai tuntutan global.

Rektor Swiss German University (SGU) Filiana mengatakan, kampus baru ini diharapkan bisa menampung seluruh proses belajar mengajar jajaran civitas akademika beserta mahasiswa program sarjana dan pasca sarjana. ”Kampus baru ini kami rencanakan untuk jangka waktu 2 hingga 3 tahun ke depan, sampai pembangunan gedung kampus permanen yang merupakan bagian rencana ekspansi SGU terealisasi,” kata Filiana saat acara konferensi pers kemarin.

Dia menjelaskan, sebagai universitas internasional pertama di Indonesia, SGU selalu mempersiapkan mahasiswanya dengan beragam keahlian, pengetahuan berkualitas internasional dan pemberian pengalaman bekerja untuk pembentukan karakter dan keterampilan berbasis industri. ”Kami saat ini telah menjalin kemitraan dengan 17 universitas yang tersebar di Jerman dan Swiss, dan 250 perusahaan besar dalam dan luar negeri termasuk Siemens, Mercedes Benz, Danone, ASTRA, PT Aerofood ACS, lndosat, dan hotel ternama seperti Ritz Carlton, Intercontinental Group dan lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, selain bermitra dengan perusahaan ternama, SGU juga mewajibkan mahasiswa program sarjana untuk melakukan program magang selama satu tahun di dalam dan luar negeri. Hal itu bertujuan untuk membangun jaringan industri di Indonesia dan Eropa, khususnya memberikan exposure terhadap standar dan etiket kerja internasional.

SGU juga memiliki banyak program studi terobosan pilihan, di antaranya Mechatronics dan Biomedical Engineering, dan Pharmaceutical Engineering dan Sustanainable Energy 8: Environment yang saat ini satu satunya ditawarkan SGU di Indonesia. ”Intinya kami akan terus berinovasi dan berkarya untuk membentuk program pendidikan yang tidak hanya mengutamakan penguasaan ilmu pengetahuan dan ketrampilan, tetapi juga karakter yang luhur,” tutup Filiana. (dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here