BWS Catatkan Laba Bersih Rp309,82 Miliar

352

TANGERANG– PT Bank Woori Bersaudara Indonesia 1906, Tbk (Bank Woori Saudara), sukses menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPST-RUPSLB) di Gedung CIMB Niaga, Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (30/3).

Dari Gelaran RUPST-RUPSLB tersebut dibahas perekonomian Indonesia berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun lalu tumbuh 5,02 persen lebih tinggi dibanding pencapaian tahun sebelumnya yang hanya mencapai angka sebesar 4,88 persen.

Untuk itu, dalam menjawab kondisi ekonomi makro sekaligus tantanggannya, BWS terus memperkuat pondasi usaha dengan mengimplementasikan core banking baru, yakni Woori Global Standar System (WGSS).

Presiden Direktur BWS Park Tae Yong mengatakan, penerapan WGSS tentu menunjang perseroan dalam menjawab tantangan perbankan nasional dan global di financial technology. ”Namun kami juga tetap melakukan mitigasi terhadap ketahanan segmen usaha yang menyerap potensi resiko, seperti resiko kredit, resiko pasar, dan resiko likuiditas,” kata Park saat konferensi pers, kemarin.

Dijelaskan, saat ini aset BWS hingga 2016 lalu, tercatat sebesar Rp22,63 triliun. Hal itu mengalami kenaikan sebesar 13,04 persen dibandingkan pada periode sebelumnya sebesar Rp20,19 triliun saja. ”Peningkatan aset tahun lalu disebabkan oleh kenaikan pinjaman sebesar Rp2,49 triliun, efek-efek Rp334,33 miliar, dan penepatan Bank Indonesia dan bank lain sebesar Rp285,03 miliar,” jelasnya.

Untuk laba bersih BWS tahun lalu sekitar Rp309,82 miliar, mengalami kenaikan 16,81 persen dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp265,23 miliar saja.

BWS juga akan terus fokus terhadap ekspansi jaringan yang mencangkup nasional. Di antaranya dengan membuka kantor cabang baru di setiap kota-kota besar di Indonesia, seperti pulau Jawa, Bali, Sumatera, dan lainnya. Saat ini BWS juga telah memiliki 143 kantor cabang, dan 104 ATM yang tersebar di berbagai kota besar. ”Kekuatan BWS ada di segmen ritel dan korporasi, dan itu menjadi komitmen kami dalam meningkatkan struktur permodalan, memperluas jaringan usaha, meningkatkan daya saing usaha, dan sesuai dengan visinya yakni menjadi 20 bank terbesar di Indonesia,” tutupnya. (dem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here